Prinsip kerja intercooler adalah mendinginkan udara yang masuk ke silinder di antara saluran keluar turbocharger dan pipa intake. Intercooler seperti radiator, didinginkan oleh angin atau air, dan panas udara dilepaskan ke atmosfer melalui pendinginan. Menurut pengujian, kinerja intercooler yang baik tidak hanya dapat membuat rasio kompresi mesin tetap pada nilai tertentu tanpa terjadi deflarifikasi, tetapi juga mengurangi suhu, meningkatkan tekanan intake, dan selanjutnya meningkatkan daya efektif mesin.
Fungsi:
1. Suhu gas buang dari mesin sangat tinggi, dan konduksi panas dari supercharger akan meningkatkan suhu udara masuk.
2. Jika udara bertekanan yang tidak didinginkan masuk ke ruang pembakaran, hal itu akan memengaruhi efisiensi pengisian mesin dan menyebabkan polusi udara. Untuk mengatasi dampak buruk yang disebabkan oleh pemanasan udara bertekanan, perlu dipasang intercooler untuk mengurangi suhu udara masuk.
3. Mengurangi konsumsi bahan bakar mesin.
4. Meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap ketinggian. Di daerah dataran tinggi, penggunaan intercooler dapat memanfaatkan rasio tekanan kompresor yang lebih tinggi, sehingga mesin mendapatkan tenaga lebih besar dan meningkatkan kemampuan beradaptasi mobil.
5. Meningkatkan kesesuaian dan kemampuan adaptasi supercharger.