Pompa pendorong, wadah oli
Alat yang dibutuhkan: pemotong kawat, kunci soket 10 mm, jarum suntik (150 ml, dibeli terakhir kali untuk mengganti oli rem, murah dan praktis), pisau serbaguna (untuk memotong botol air mineral).
Dua jack. Hanya satu yang bisa digunakan. Kita butuh batu.
Cukup dorong roda depan ke atas dan angkat ban dari tanah.
Tutup bulat hitam di bagian bawah adalah wadah oli kemudi, bagian bawah wadah oli terhubung ke dua pipa, pipa tebal di atasnya adalah pipa pompa pendorong yang masuk ke oli, struktur internal wadah oli yang masuk ke pipa oli disaring oleh saringan, bagian bawahnya yang sedikit lebih tipis adalah pipa pengembalian, oli tidak disaring, jika tidak akan ada kotoran dalam oli di mesin kemudi, pertama-tama gunakan jarum suntik untuk mengeluarkan oli lama, agar dapat dipompa sejauh mungkin.
Mengganti selang tipis masih memungkinkan untuk memompa sedikit, jangan menusuk selang terlalu keras, hati-hati jangan sampai merusak filter.
Lepaskan sekrup yang menahan wadah minyak.
Jepitkan ke pipa minyak, kembalikan penjepit pipa minyak, potong botol plastik yang siap menerima minyak.
Cabut pipa saluran masuk, lalu cabut pipa saluran balik setelah tidak ada lagi aliran oli yang keluar.
Dan jumlah oli bekasnya lebih banyak daripada yang bisa dikuras oleh jarum suntik.
Cari botol plastik berkapasitas besar (1 liter adalah yang terbaik), masukkan selang pengembalian oli ke dalam botol, pipa masuk sebaiknya ditutup dengan tisu atau kain, untuk menghindari debu, tetapi jangan sampai tersumbat rapat. Masuk ke kabin, putar sakelar pengapian ke ACC (tanpa daya, kemudi tidak dapat digerakkan), putar kemudi ke kiri dan kanan sekuat tenaga, beberapa kali hingga sisa oli lama di dalam selang pengembalian oli hilang, terus putar kemudi lebih dari 20 kali, sampai selang pengembalian oli tidak lagi mengeluarkan oli.
Setelah menguras oli lama, sumbat pipa masuk dan pipa keluar.
Setelah endapan minyak lama mengendap, minyak lama dapat diisi dengan cara dikocok kuat, membilas wadah minyak untuk membuang kotoran, ulangi tiga atau empat kali, hingga pada dasarnya bersih, lalu putar tutupnya untuk menuangkan minyak, jika tidak, kotoran akan sulit dibuang.
Selanjutnya, siapkan untuk membilas saluran pipa dengan oli baru. Setelah mencuci wadah oli, gunakan sumbat karet untuk menutup lubang pengembalian oli.
Tutup lubang pengembalian oli di bawah wadah oli, dan jangan tutup lubang masuk oli.
Hubungkan kaleng oli ke saluran masuk, jangan ditutup rapat, cukup tutup sedikit, putar sekrup untuk menahannya di tempatnya.
Corong yang sudah dipotong sangat mudah digunakan, isi oli baru hingga garis batas oli, sekitar 200 ml, jangan khawatir kekurangan oli. Masuk kembali ke kabin, putar sakelar pengapian ke ACC, dan putar kemudi ke kiri dan kanan hingga oli di wadah oli berkurang seminimal mungkin, dan tidak ada oli yang keluar dari pipa pengembalian, dan pembilasan saluran pipa selesai.
Terakhir, pipa dihubungkan, klem pipa dipasang kembali, kaleng oli dipasang, oli baru disuntikkan, roda kemudi diputar, dan level oli diturunkan. Hidupkan mesin, terus putar kemudi, amati apakah level oli turun, jika ya, isi hingga mendekati garis level oli.