Pompa rem berfungsi untuk menggerakkan gas yang dihasilkan oleh pompa gas melalui operasi mesin dan kemudian mencapai kantung udara melalui katup satu arah. Kemudian ke pompa utama, pengemudi menginjak pedal pompa utama, piston pompa utama bergerak ke bawah, mengarahkan gas ke pipa rem, dan kemudian pompa rem menggerakkan poros yang berputar, sehingga diameter luar sepatu rem diperbesar dan tromol rem tertekan, yang meningkatkan keselamatan kendaraan saat berkendara.
Prinsip kerja pompa rem tambahan pada mobil adalah:
1. Prinsip kerja utama rem adalah dari gesekan. Dengan bantuan kampas rem, cakram rem (tromol), dan gesekan antara ban dan permukaan jalan, energi kinetik kendaraan akan diubah menjadi energi panas setelah terjadi gesekan, sehingga mobil akan berhenti;
2. Sistem pengereman yang baik dengan tingkat efektivitas yang baik harus mampu memberikan gaya pengereman yang stabil, cukup, dan dapat disesuaikan, serta memiliki transmisi hidrolik dan kapasitas pembuangan panas yang baik, untuk memastikan bahwa gaya yang diberikan pengemudi dari pedal rem dapat sepenuhnya efektif terhadap pompa utama dan setiap pompa, serta mencegah kegagalan hidrolik dan penurunan kinerja rem yang disebabkan oleh panas berlebih;
3. Sistem pengereman mobil meliputi rem cakram dan rem tromol, tetapi selain keunggulan biaya, efisiensi rem tromol jauh lebih rendah daripada rem cakram, sehingga sistem pengereman yang dibahas dalam makalah ini hanya akan didasarkan pada rem cakram. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan mengenai kualitas perawatan mobil baru Anda.