Prinsip kerja dan fungsi pompa vakum mesin.
Prinsip kerja pompa vakum mesin adalah memompa wadah vakum melalui metode mekanis, fisik, kimia, atau fisikokimia untuk mencapai tujuan memperoleh vakum. Pompa vakum terutama terdiri dari badan pompa, rotor, bilah, saluran masuk dan keluar, dll., yang melalui rotasi menghasilkan perubahan volume untuk mengeluarkan gas dari pompa. Selama proses penghisapan, volume ruang penghisapan meningkat, derajat vakum menurun, dan gas dalam wadah dihisap ke dalam ruang pompa. Dalam proses pembuangan, volume menjadi lebih kecil, tekanan meningkat, dan gas yang dihisap akhirnya dikeluarkan dari pompa melalui segel oli.
Fungsi pompa vakum mesin adalah untuk menghasilkan tekanan negatif, sehingga meningkatkan gaya pengereman. Pompa vakum generator mobil umumnya adalah pompa oli, yaitu inti pompa vakum berputar bersama poros generator, dan menghasilkan tekanan negatif di dalam rumah pompa vakum, yaitu vakum, melalui penyerapan dan pemompaan oli secara terus menerus. Tekanan negatif ini memberikan daya pada sistem pengereman mobil, sehingga pengereman menjadi lebih mudah. Ketika pompa vakum rusak, daya akan melemah, rem akan menjadi berat, efek pengereman berkurang, dan bahkan dapat terjadi kegagalan.
Prinsip kerja sistem vakum mesin juga mencakup vakum untuk menghasilkan penguat rem dan vakum untuk mengoperasikan katup bypass gas buang, serta katup pengurang tekanan udara sirkulasi yang juga memperoleh vakum melalui katup on-off listrik (EUV). Pompa vakum banyak digunakan dalam industri metalurgi, kimia, makanan, pelapisan elektronik, dan industri lainnya, merupakan bagian penting dari sistem rem otomotif. Dibandingkan dengan sistem rem pneumatik, sistem rem hidrolik membutuhkan sistem resistansi untuk membantu pengoperasian rem pengemudi.
Apa akibat dari kegagalan pompa vakum mesin?
Dampak utama kegagalan pompa vakum mesin
Kegagalan pompa vakum mesin akan memiliki dampak utama berikut pada mobil:
Penurunan kinerja pengereman: kerusakan pompa vakum akan menyebabkan melemahnya atau kegagalan total efek pengereman, sehingga meningkatkan bahaya keselamatan berkendara.
Kebocoran oli: Mungkin terjadi kebocoran oli pada sambungan eksternal pompa vakum, yang disebabkan oleh segel yang longgar atau tekanan internal yang tidak normal.
Masalah pengembalian pedal rem: pengembalian pedal rem lambat atau tidak ada sama sekali, yang memengaruhi pengalaman dan keselamatan berkendara.
Pompa vakum mesin rusak, kinerja spesifik
Manifestasi spesifiknya meliputi:
Performa pengereman yang buruk atau tidak efektif: gaya pengereman tidak mencukupi saat pengereman, tidak mampu memperlambat kendaraan secara efektif.
Kebocoran oli terlihat dari luar: Kebocoran oli dapat terlihat dari luar pada sambungan pompa vakum.
Pedal rem tidak kembali ke posisi semula atau kembali ke posisi semula dengan lambat: Setelah pedal rem dilepas, pedal tidak kembali ke posisi semula tepat waktu, atau proses kembalinya sangat lambat.
Suara abnormal: Suara yang sangat aneh dapat terdengar saat pedal rem ditekan.
Penyimpangan arah atau getaran: Saat pengereman, kendaraan akan tampak mengalami penyimpangan arah atau getaran.
Pedal rem terasa berat: Rem tidak terasa responsif, Anda perlu mengerahkan lebih banyak tenaga untuk mengerem.
Pompa vakum mesin rusak, bagaimana cara memeriksanya?
Untuk memeriksa apakah pompa vakum mobil rusak, Anda dapat melakukannya melalui langkah-langkah berikut:
Periksa sambungan daya: Pastikan sambungan daya pompa vakum sudah benar dan tidak rusak atau kontaknya buruk. Pompa vakum tidak dapat bekerja dengan baik jika kabel daya rusak atau kontaknya buruk.
Amati kondisi kerja: Perhatikan apakah pompa vakum mengeluarkan suara abnormal, getaran, atau suhu tinggi selama bekerja. Ini mungkin merupakan tanda-tanda keausan atau kerusakan pada bagian internal, yang memerlukan penggantian tepat waktu dengan pompa vakum baru.
Periksa kevakuman: setelah mesin hidup, periksa apakah kevakuman yang ditunjukkan oleh pengukur kevakuman lebih rendah dari normal. Jika nilainya lebih rendah dari normal, hal itu mungkin disebabkan oleh kerusakan pompa vakum.
Amati kinerja akselerasi: selama berkendara, jika ditemukan bahwa kinerja akselerasi berkurang, hal itu mungkin disebabkan oleh kegagalan pompa vakum yang mengakibatkan tekanan negatif tidak mencukupi, yang memengaruhi pengoperasian mesin secara normal.
Periksa motor dan bantalan : Periksa apakah motor terbakar, yang mungkin disebabkan oleh arus sesaat yang berlebihan atau keausan bantalan motor. Jika bantalan rusak, bantalan perlu diganti; Jika motor terbakar, perbaiki motor dan gulung ulang kumparan stator 2.
Periksa cakram putar: perhatikan apakah cakram putar macet, yang mungkin disebabkan oleh deformasi bilah putar atau gaya resultan tekanan pegas dan gaya sentrifugal yang terlalu besar. Jika tidak dapat diperbaiki, ganti pompa vakum.
Periksa sambungan dan segel: Pastikan pompa vakum terhubung dan tersegel dengan benar, dan tidak ada bagian yang longgar atau kebocoran udara. Periksa apakah diafragma karet masih utuh. Jika rusak atau sudah tua, gantilah.
Periksa saluran pipa: periksa apakah pipa masuk dan keluar lancar untuk memastikan pengoperasian normal.
Periksa sabuk penggerak: jika perlu, periksa apakah sabuk penggerak kendur dan perlu disetel atau diganti.
Jika langkah-langkah sebelumnya tidak menyelesaikan masalah, mintalah bantuan tenaga teknis profesional untuk diagnosis dan solusi yang lebih komprehensif.
Jika Anda ingin tahu lebih banyak, teruslah membaca artikel lain di situs ini!
Silakan hubungi kami jika Anda membutuhkan produk tersebut.
Zhuo Meng Shanghai Auto Co, Ltd.berkomitmen untuk menjual suku cadang mobil MG&MAUXS, selamat datanguntuk membeli.