| Nama produk | sabuk penggerak |
| Aplikasi produk | SAIC MAXUS V80 |
| Nomor OEM Produk | C00014685 |
| Organisasi tempat | DIBUAT DI TIONGKOK |
| Merek | CSSOT /RMOEM/ORG/COPY |
| Waktu tunggu | Jika stok kurang dari 20 PCS, biasanya satu bulan. |
| Pembayaran | Setoran TT |
| Merek Perusahaan | CSSOT |
| Sistem aplikasi | Sistem tenaga |
Pengetahuan produk
Penegang
Tensioner adalah perangkat penegang sabuk yang digunakan dalam sistem transmisi mobil. Komponen utamanya terdiri dari casing tetap, lengan penegang, badan roda, pegas torsi, bantalan gelinding, dan bushing pegas. Tensioner dapat secara otomatis menyesuaikan tegangan sesuai dengan tingkat ketegangan sabuk yang berbeda. Gaya pengencangan membuat sistem transmisi stabil, aman, dan andal. Sabuk mudah meregang setelah lama digunakan, dan tensioner dapat secara otomatis menyesuaikan tegangan sabuk, sehingga sabuk berjalan lebih lancar, kebisingan berkurang, dan dapat mencegah selip.
sabuk penggerak
Sabuk penggerak (timing belt) merupakan bagian penting dari sistem distribusi udara mesin. Sabuk ini terhubung dengan poros engkol dan disesuaikan dengan rasio transmisi tertentu untuk memastikan ketepatan waktu pemasukan dan pembuangan udara. Penggunaan sabuk, bukan roda gigi, untuk transmisi disebabkan oleh fakta bahwa sabuk lebih senyap, lebih presisi dalam transmisi, memiliki sedikit variasi, dan mudah dikompensasi. Tentu saja, masa pakai sabuk pasti lebih pendek daripada roda gigi logam, sehingga sabuk harus diganti secara berkala.
Pemalas
Fungsi utama roda penegang adalah untuk membantu penegang dan sabuk, mengubah arah sabuk, dan meningkatkan sudut kontak antara sabuk dan puli. Roda penegang dalam sistem penggerak timing mesin juga dapat disebut roda pemandu.
Kit pengaturan waktu tidak hanya berisi komponen-komponen di atas, tetapi juga baut, mur, ring, dan komponen lainnya.
Pemeliharaan sistem transmisi
Sistem penggerak timing diganti secara berkala.
Sistem transmisi timing merupakan bagian penting dari sistem distribusi udara mesin. Sistem ini terhubung dengan poros engkol dan bekerja sama dengan rasio transmisi tertentu untuk memastikan ketepatan waktu pemasukan dan pembuangan udara. Biasanya terdiri dari tensioner, idler, sabuk timing, dan aksesori lainnya. Seperti suku cadang mobil lainnya, pabrikan mobil secara jelas menetapkan periode penggantian rutin untuk sistem penggerak timing setiap 2 tahun atau 60.000 kilometer. Kerusakan pada komponen sistem penggerak timing akan menyebabkan kendaraan mogok saat dikendarai dan, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Oleh karena itu, penggantian rutin sistem penggerak timing tidak dapat diabaikan. Sistem ini harus diganti ketika kendaraan telah menempuh jarak lebih dari 80.000 kilometer.
Penggantian lengkap sistem penggerak timing
Sebagai sistem yang lengkap, sistem penggerak timing memastikan pengoperasian mesin yang normal, sehingga penggantian satu set lengkap juga diperlukan saat penggantian. Jika hanya satu bagian yang diganti, kondisi dan masa pakai bagian lama akan memengaruhi bagian baru. Selain itu, ketika sistem transmisi timing diganti, produk dari produsen yang sama harus dipilih untuk memastikan tingkat kecocokan bagian yang tertinggi, efek penggunaan terbaik, dan masa pakai terpanjang.